Beranda Peristiwa Soal MRT, Jokowi: Lebih Baik Mundur, Daripada Cepat Tapi Tidak Benar

Soal MRT, Jokowi: Lebih Baik Mundur, Daripada Cepat Tapi Tidak Benar

Jakarta – Dalam pertemuan afternoon tea di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mempertanyakan hasil pertemuan Jokowi dengan menteri keuangan terkait proyek MRT. Jokowi belum bisa menjelaskan ke anggota DPRD karena masih dalam proses.

“DPRD hanya tanya bagaimana hasil pertemuan dengan menkeu, ya kita bilang ini masih dalam proses,” ujar Jokowi usai melakukan afternoon tea di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Jl Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2012).

Jokowi mengharapkan agar hasil pertemuan dengan menteri keuangan dapat segera diputuskan. tetapi dengan prinsip kehati-hatian.

“Saya ingin segera diputuskan tapi dengan prinsip kehati-hatian masalah negosiasi seperti ini biasa dalam bisnis,” ujarnya.

Menurut Jokowi dalam pertemuan dengan menteri keuangan Agus Martowardojo, dirinya pesankan agar lebih berhati-hati. “Jadi lebih bagus agak mundur tapi benar dari pada cepat-cepat tapi tidak benar,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah bertemu dengan Menteri Keuangan Agus Martowardojo terkait soal proyek kereta bawah tanah atau MRT. Pria yang akrab disapa Jokowi ini mengaku berhati-hati dalam memutuskan proyek yang diwariskan Gubernur DKI sebelumnya.

Menurut Jokowi, pihaknya akan mengalami kerugian jika ada salah hitungan dan keputusan yang diambil. Pasalnya, sambung Jokowi, hal ini menyangkut dengan nilai dari APBD DKI yang tidak sedikit terbebani.

“Karena nanti akan membebani saya jika salah putuskan. Bukan ingin berlama-lama tapi menyangkut APBD dan uang yang besar. Jadi yang dibicarakan itu equity sharing dan invesment sharing,” terang Jokowi.

Seperti diketahui, tepat pukul 15.00, Jokowi sampai di pelataran Gedung Kementerian Keuangan. Kedatangan orang nomor satu di Jakarta itu diagendakan membahas pembiayaan MRT. Jokowi yang datang mengenakan batik coklat ini menyatakan dirinya akan meminta kepada Menteri Keuangan untuk mengubah komposisi pembiayaan proyek tersebut. Pasalnya, dengan komposisi yang ada saat ini, Pemerintah Daerah DKI Jakarta merasa keberatan.

(edo/mpr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Evakuasi Korban Laka Kerja Kapal MV.Costa Atlantica, Oleh KN Rantos P.210 PLP Kelas II Tanjung Uban

PPLP Kelas II Tanjung Uban melakukan embarkasi crew MV. COSTA ATLANTICA di perairan batam, foto Humas PLP Tanjung Uban Nettimes.co, Batam – Direktorat Jenderal Perhubungan...

Lantamal IV dan Lanal Jajaran Ikuti Sosialisasi dan Supervisi Percepatan Program Bahari Nusantara

Lantamal IV dan jajaran Pangkalan TNI AngkataLaut (Lanal) mengikuit Sosialisasi dan Supervisi Percepatan Penyelenggaraan Program Kampung Bahari Nusantara, foto Dispen Lantamal IV  Nettimes.co, Tanjungpinang –...

Perwira Lantamal IV dan Lanal Jajaran Ikuti Bimtek Pembangunan Zona Integritas

Lantamal IV dan Lalanl jajaran mengikuti acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembangunan Zona Integritas yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Yos Sudarso Mako Lantamal...

Danlantamal IV Melalui Vicon Hadiri Pengarahan Presiden RI Kepada Kepala Daerah Se- Indonesia

Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., melalui video conference (vicon) bersama Wakil Gubernur Provinsi Kepri, acara Pengarahan Presiden RI Ir.H.Joko Widodo...

Danlantamal IV Lepas 70 Orang Caba dan Cata PK TNI AL Gelombang I TA.2021

Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., memimpin acara pelepasan Caba dan Cata PK TNI Angkatan Laut Gelombang I Tahun Anggaran...